Sabtu, 30 Maret 2019

Praktikum 5: Jaringan VLAN


LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN VLAN




Disusun Oleh Kelompok L :
M. Hibatul Azizi
NIM: 064001600021
Ridho Rachmat G
NIM: 064001800006
Fikri Khalish
NIM: 064001800031
Uray Asyifa     
NIM: 064001800033


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017



I. Tujuan

Mampu memahami tentang VLAN dan mensetting VLAN.


Pertanyaan
1.     Apakah yang dimaksud dengan VLAN?
Virtual LAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.
2.     Bagaimanakah VLAN diimplementasikan?
Secara default, dari vendor semua port pada manageable switch tergabung dalam satu VLAN ID, sehingga sebelum diberikan konfigurasi VLAN ID untuk masing- masing port, maka masing-masing host yang terhubung pada masing- masing port secara otomatis dapat berkomunikasi sampai konfigurasi VLAN diberikan.
Gambar dibawah memperlihatkan implementasi VLAN pada suau manageable switch yang dengannya terhubung enam PC dari network yang sama, akan tetapi berbeda kelompok VLAN.


Implementasi VLAN
Sebelum implementasi VLAN, semua PC dapat saling terkoneksi karena semuanya tergabung dalam network 10.10.10.0/24, namun setelah implmentasi VLAN dengan tiga kelompok VLAN (Vlan 10,20 dan 30), maka hanya PC yang sama VLAN ID nya saja yang dapat saling berkomunikasi.

PC 1 yang terkoneksi ke port 1 hanya dapat berkomunikasi dengan PC 4 yang terkoneksi ke port 4, karena keduanya sama-sama menggunakan VLAN ID 10.
PC 2 yang terkoneksi ke port 2 hanya dapat berkomunikasi dengan PC 5 yang terkoneksi ke port 5, karena keduanya sama-sama menggunakan VLAN ID 20.
PC 3 yang terkoneksi ke port 3 hanya dapat berkomunikasi dengan PC 6 yang terkoneksi ke port 6, karena keduanya sama-sama menggunakan VLAN ID 30.
Dengan implementasi ini, terlihat bahwa VLAN dapat membatasi koneksi antar host yang secara network (broadcast domain) terdapat dalam satu kelompok, namun berbeda kelompok collision domain (VLAN Group).

II .Terori Singkat
Virtual LAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

III. Langkah - Langkah 
1. Hubungkan 5 pc dengan 3 switch seperti gambar di bawah ini :


2. Ketikkan IP address pada masing-masing PC seperti : 
Pc 0 : 192.168.10.20 
Pc 1 : 192.168.20.21 
Pc 2 : 192.168.30.22 
Pc 3 : 192.168.10.23 
Pc 4 : 192.168.20.24                    
Pc 5 : 192.168.30.25



3. Setelah melakukan pensettingan IP pada Pc. Klik Switch0 – config – VLAN database. Pada kolom VLAN number dan VLAN name isikan dengan:
VLAN number : 10                    VLAN number : 20                  VLAN number : 30 
VLAN name : mahasiswa1       VLAN name : dosen1             VLAN name : trisaktiA
Lalu klik Add jika sudah mengetikkan VLAN database pada switch0.
  
4. Lakukan hal sama pada switch1. Pilih config-VLAN database.
VLAN number : 10                  VLAN number : 20      VLAN number : 30
VLAN name : mahasiswa2      VLAN name : dosen2  VLAN name : trisaktiB
Lalu pilih Add setelah memasukkan VLAN number dan VLAN name.


  
5. Klik switch2. Lalu pilih config – VLAN database
VLAN number : 10                    VLAN number : 20                  VLAN number : 30 
VLAN name : mahasiswa3        VLAN name : dosen3      VLAN name : trisaktiC 
Lalu klik add setelah memasukkan VLAN number dan VLAN name.


6. Klik kembali switch0. Pilih config – FastEthernet 0/1 dan FastEthernet 0/4  pada kolom access di ubah menjadi Trunk


Sedangkan untuk Fastethernet 0/2 dan FastEthernet 0/3 tidak usah diubah.

7. Klik switch1. Pilih config lalu FastEthernet 0/1, FastEthetnet 0/2, dan FastEthernet
0/4pada kolom access diubah menjadi Trunk. Dan pada FastEthernet 0/3 tidak perlu
diubah.



8. Klik switch2. Pilih config lalu Fastethernet 0/1 pada kolom access diubah menjadi trunk
dan untuk lainnya tidak perlu diubah.


9. Klik switch0 – pilih CLI. Lalu ketikkan exit (lalu enter) lakukan hal ini 2 kali. Setelah itu 
ketikkan show vlan brief.



10.  Setelah mensetting semuanya. Maka dapat dilakukan pengecekkan paket data yang dikirim apakah berhasil atau tidak. Dengan cara mengirimkan paket data dari satu pc ke pc lainnya.

              
IV. KESIMPULAN
Jaringan VLAN dapat membantu kita untuk menghubungkan jaringan komputer yang berbeda IP addressnya, karena VLAN dapat membuat antar jaringan LAN dapat berkomunikasi satu sama lain. Dalam praktikum kali ini, ditunjukkan bagaimana mengatur VLAN dan pengujian apakah VLAN yang digunakan dapat membantu agar komputer yang berada di jaringan yang berbeda dapat mengirim pesan satu sama lain.

Sabtu, 23 Maret 2019

Praktikum 4: Jarigan Beda Kelas


LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN BEDA KELAS





Disusun Oleh Kelompok L :
M. Hibatul Azizi
NIM: 064001600021
Ridho Rachmat G
NIM: 064001800006
Fikri Khalish
NIM: 064001800031
Uray Asyifa     
NIM: 064001800033



Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019


I. Judul Praktikum
Jaringan Beda Kelas

II. Teori Singkat
Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel.
Tujuan dari jaringan computer agar informasi/ data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat. Selain itu, peran jaringan komputer sangat diperlukan untuk mengintegrasi data antar komputer-komputer client sehingga diperolehlah suatu data yang relevan.
Jaringan memungkinkan penggunanya dapat melakukan komunikasi satu sama lain dengan mudah.
Jaringan membantu seseorang berhubungan dengan orang lain dari berbagai negara dengan mudah.

III. Tujuan Praktikum
Untuk mengetahui jaringan beda kelas

IV.  LAB SET UP
Adapun yang diperlukan dalam melakukan praktikum ini adalah :
-      PC
-      Software Cisco Packet Tracer

V. Langkah-Langkah pengenalan hardware komputer
1.    Buka Cisco Packet Tracer, lalu buat topologi seperti gambar dibawah ini.


2.    Klik Router0 - Config - GigabitEthernet0/0. Isi IP Address 192.168.1.20, lalu Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya.


 3.    Setelah itu lanjut ke GigabitEthernet0/1. Isi IP Address 10.252.11.0, lalu Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Lalu klik tanda X.


4.    Setelah itu klik PC0. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 192.168.1.10 dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.


5.    Setelah itu klik PC1. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 192.168.1.11 dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.


6.    Setelah itu klik PC2. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 192.168.1.12 dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.


7.    Setelah itu klik PC3. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 10.252.11.2 dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.


8.    Setelah itu klik PC4. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 10.252.11.3 dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.


9.    Setelah itu klik PC5. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 10.252.11.4 dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.


10. Setelah itu klik tanda Pesan seperti yang ditunjukkan oleh gambar berikut ini.


11. Setelah diklik, klik PC3 dan PC5, bila berhasil akan muncul tulisan "Successful" dikolom kanan bawah seperti gambah dibawah ini.


12. Ulangin dengan PC0 dan PC5, bila berhasil akan muncul tulisan "Failed" dikolom kanan bawah seperti gambar dibawah ini.


VI. Kesimpulan

Kesimpulan dari percobaan diatas adalah bila IP address berbeda kita tidak dapat mengirimkan PDU dari jaringan yang berbeda IP addressnya, salah satu cara agar hal ini tidak terjadi adalah menghubungkan kabel salah satu switch ke switch yang lain agar IP address kedua jaringan tersebut menjadi sama dikarenakan hanya satu switch yang terhubung ke router sehingga memungkinkan untuk kedua jaringan tersebut dapat mengirimkan PDU ke satu sama lain.